Cursor

Rabu, 16 Januari 2013

Hukum-Hukum Idghom

Pengertian IDGHOOM menurut lughoh ( bahasa ) adalah :إدخال الشيء فى الشيء  
( IDKHOOLUSYSYAY-I  FISYSYAY-I ) artinya : memasukan sesuatu 
 didalam sesuatu yang lain.
sedangkan pengertian IDGHOOM menurut Ishtilah adalah : 
خلط الحرفين المتماثلين أوالمتقاربين أوالمتجانسين وإدخال أحدهما فى الاخر فيصيران حرفا واحدا مشددا يرتفع اللسان عند النطق بهما ارتفاعة واحدة ( KHOLTHUL-HARFAINIL-MUTAMAATSILAINI  AWIL-MUTAQOORIBAINI  AWIL-MUTAJAANISAINI  WA-IDKHOOLU AHADIHIMAA  FIL-AAKHIRI  FAYASHIIROONI  HARFAN  WAAHIDAN  MUSYADDADAN  YARTAFI'ULLISAANU  'INDANNUTHQI  BIHIMAA  IRTIFAA'ATAN WAAHIDATAN ) artinya : mencampurkan dua Huruf yang sama, atau dua Huruf yang berdekatan, atau dua Huruf yang sejenis, dan memasukan salasatunya kepada Huruf yang lain, sehingga menjadi satu Huruf yang bertasydid, dan ketika lidah mengucapkannya maka menjadi satu ucapan.

jadi Hukum IDGHOOM pada  BAB  ini adalah : 3 Hukum yang muncul tatkala ada dua Huruf yang sama, atau dua Huruf yang sejenis, atau dua Huruf yang berdekatan Makhroj atau Shifat-Shifatnya.
ketiga Hukum itu ialah :
1.  إدغام متماثلين  ( IDGHOOM MUTAMAATSILAIN )
yang di sebut IDGHOOM MUTAMAATSILAIN adalah : هوأن يتفق الحرفان صفة ومخرجا 
( HUWA  AN YATTAFIQOL-HARFAANI  SHIFATAN  WA MAKHROJAN ) artinya :
yaitu bertemunya dua Huruf yang ittifaq/sama, baik dalam Shifatnya maupun dalam Makhrojnya.
adapun cara membaca IDGHOOM MUTAMAATSILAIN ialah : dengan cara memasukan Huruf yang pertama kepada Huruf yang kedua, sehingga menjadi satu Huruf dalam pengucapan,bukan dalam tulisan.
adapun cara memasukan Huruf yaitu : dilakukan dengan mentasydidkan Huruf yang kedua.
kemudian apabila proses IDGHOOM ini terjadi pada Huruf yang termasuk Huruf QOLQOLAH,maka suara QOLQOLAH nya menjadi tidak tampak. contoh seperti lafazh :
إضرب بعصاك    dibaca  :    IDHRIBBI'ASHOOKA
              إذ ذهب     dibaca  :    IDZDZAHABA
        قد دخلوا    dibaca  :    QODDAKHOLUU
     بل لعنهم الله      dibaca  :    BALLA'ANAHUMULLOOHU    dll.
PENGECUALIAN
Hukum IDGHOOM MUTAMAATSILAIN tidak berlaku pada  Huruf MAD ( WAU MATI setelah DHOMAH ) yang bertemu dengan Huruf   WAU pula. ataupun ( YA MATI setelah KASROH ) bertemu dengan Huruf YA pula. seperti lafazh :
إصبروا وصابروا   pada lafazh  ini walaupun bertemu dua Huruf yang semisal/sama, maka jangan dibaca IDGHOOM, tapi WAU MATI nya dibaca panjang  2 harkat. karena Hukum MAD THOBI'I.
jadi dibaca : ISHBIRUU-WASHOOBIRUU  jangan dibaca :  ISHBIRUWWASHOOBIRUU.
dan juga sepertilafazh : في يوم  pada kalimah ini juga tidak di baca IDGHOOM walaupun bertemu dua Huruf yang semisal/sama, tapi YA MATI nya harus dibaca panjang 2 harkat, karena Hukum  MAD THOBI'I.  jadi dibaca :  FII-YAUMIN  jangan dibaca :  FIYYAUMIN.

2.  إدغام متجانسين  ( IDGHOOM MUTAJAANISAIN )
yang di sebut IDGHOOM MUTAJAANISAIN adalah : هو مااتحد مخرجا واختلف صفة  
 ( HUWA  MATTAHADA  MAKHROJAN  WAKHTALAFA  SHIFATAN ) artinya : yaitu bertemunya dua Huruf yang sama makhrojnya tetapi berbeda dalam Shifatnya.
 Huruf-Huruf tersebut ialah :
م  - ب  ( MIM-BA ) yaitu sama-sama berasal dari makhroj ASYSYAFATAIN ( dua bibir )
ت ط د ( TA- THO- DAL ) yaitu sama-sama berasal dari makhroj  ALLISAAN ( lidah ) tepatnya dari ujung lidah bertemu dengan pangkal gigi seri atas.
 ذ ظ ث ( DZAL- ZHO- TSA ) yaitu sama-sama berasal dari makhroj  ALLISAAN ( lidah ) tepatnya dari ujung lidah yang bertemu dengan ujung gigi seri atas.
 Huruf-Huruf tersebut adalah sama dalam makhrojnya tetapi berbeda dalam Shifatnya, maka Hukum IDGHOOM pada Huruf-Huruf tersebut disebut IDGHOOM MUTAJAANISAIN. 
adapun cara membaca IDGHOOM MUTJAANISAIN yaitu :dengan cara memasukan suara Huruf yang pertama kepada Huruf yang kedua, sehingga menjadi satu Huruf dalam pengucapan, bukan dalam tulisan.
sedangkan cara memasukan Huruf dilakukan dengan mentasydidkan Huruf yang kedua, sehingga Huruf yang pertama di abaikan pengucapannya. apabila proses  IDGHOOM ini terjadi pada Huruf QOLQOLAH atau HAMS, maka kedua shifat tersebut tidak akan tampak,karena telah dileburkan makhroj dan Shifatnya kepada Huruf yang kedua.  contoh seperti lafazh :
 وإن عدتم              dibaca  :   WA-IN 'UTTUM
أجيبت دعوتكما    dibaca  :   UJIIBADDA'WATUKUMAA
لئن بسطت             dibaca  :   LA-IMM BASATTA
قالت طائفة             dibaca  :   QOOLATHTHOO-IFATUN
 إذ ظلمو                  dibaca  :   IDZDZOLAMUU
يلهث ذلك                dibaca  :   YALHADZDZAALIKA
اركب معنا              dibaca  :   IRKAMMA'ANAA 

3.  إدغام متقاربين  ( IDGHOOM MUTAQOORIBAIN )
yang disebut IDGHOOM MUTAQOORIBAIN adalah : تقارب الحرفين مخرجا واختلفهماصفة 
 ( TAQOORUBUL-HARFAINI  MAKHROJAN  WAKHTILAAFUHUMAA  SHIFATAN )
artinya :  saling berdekatannya dua Huruf di dalam makhrojnya  dan berlainan dua Huruf tersebut di dalam Shifatnya.  Huruf-Huruf tersebut diantaranya yaitu : 
ق- ك  ( QOF  dan  KAF ) kedua huruf ini makhrojnya saling berdekatan, yaitu QOF dari pangkal lidah bagian atas sedangkan KAF dari pangkal lidah bagian bawah, sedangkan dalam Shifatnya berbeda.
ل - ر  ( LAM  dan  RO ) kedua huruf ini makhrojnya saling berdektan, yaitu LAM dari ujung lidah sedangkan RO dari punggung ujung lidah. sedangkan dalam Shifatnya kedua-duanya berbeda.
adapun cara membaca IDGHOOM MUTAQOORIBAIN tidak berbeda dengan IDGHOOM MUTAJAANISAIN dan IDGHOOM MUTAMAATSILAIN. contoh seperti lafazh : 
ألم نخلقكم      dibaca   :    ALAM  NAKHLUKKUM
قل رب           dibaca   :    QURROBBI        dll.
adapun Hukum bacaan nya adalah : kalau IDGHOOM MUTAMAATSILAIN hukumnya WAJIB IDGHOOM, sedangkan kalau IDGHOOM MUTAJAANISAIN dan MUTAQOORIBAIN hukumnya JAWAZ. ( boleh IDGHOOM dan boleh tidak )
selanjutnya ketiga IDGHOOM tersebut ada yang dinamakan IDGHOOM SHOGIIR dan ada pula yang dinamakan IDGHOOM KABIIR.
yang dinamakan IDGHOOM SHOGIIR adalah : apabila kedua Huruf dari masing-masing IDGHOOM tersebut Huruf yang pertamanya MATI dan huruf yang keduanya BERHARKAT/HIDUP.
maka dinamakan IDGHOOM SHOGIIR.
( IDGHOOM MUTAMAATSILAIN SHOGIIR )
( IDGHOOM MUTAJAANISAIN SHOGIIR    )
( IDGHOOM MUTAQOORIBAIN SHOGIIR  )
adapun contoh-contohnya yang telah di tuliskan tadi di atas.
sedangkan yang disebut IDGHOOM KABIIR adalah : apabila kedua Huruf dari masing-masing IDGHOOM tersebut kedua-duanya BERHARKAT/HIDUP. maka dinamakan IDGHOOM KABIIR.
( IDGHOOM MUTAMAATSILAIN KABIIR )
( IDGHOOM MUTAJAANISAIN KABIIR    ) 
( IDGHOOM MUTAQOORIBAIN KABIIR   )
namun yang berlaku pada QIRO-AT IMAM 'AASHIM riwayat HAFSH adalah hanya IDGHOOM SHOGIIR. sedangkan IDGHOOM KABIIR hanya berlaku paada QIRO-AT IMAM ABU 'AMR AL-BASHRI riwayat ASSUSI.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar